PENGERTIAN METODE

A.1 Pengertian Metode

Metode berasal dari Bahasa Yunani “Methodos’’ yang berarti cara atau jalan yang ditempuh. Fungsi metode berarti sebagai alat untuk mencapai tujuan.

Pengetahuan tentang metode mengajar sangat di butuhkan oleh para pendidik, sebab berhasil atau tidaknya siswa dan siswi belajar tergantung pada tepat atau tidaknya metode mengajar yang digunakan oleh guru.

Metode belajar untuk membangkitkan motif, minat atau gairah belajar murid dan menjamin perkembangan kegiatan kepribadian murid adalah metode diskusi. Metode diskusi merupakan cara mengajar yang bercirikan terikat pada suatu topik atau pokok pertanyaan atau problem. Di mana para anggota diskusi dengan jujur berusaha memperoleh suatu keputusan atau pendapat yang disepakati bersama. Dalam metode diskusi guru dapat membimbing dan mendidik siswa dan siswinya untuk hidup dengan penuh tanggung jawab. Menghormati pendapat orang lain, menerima pendapat yang benar dan menolak pendapat yang salah adalah ciri dari metode demokrasi dan melatih kemampuan berbicara siswa. Agar suasana belajar siswa dan siswi aktif dapat tercapai, maka diskusi dapat menggunakan variasi model pembelajaran yang menarik dan memotivasi siswa. Model pembelajaran jigsaw membantu murid untuk mempelajari sesuatu dengan baik dan sekaligus siswa mampu menjadi nara sumber bagi satu sama yang lain.

Metode juga memiliki peran yang strategis dalam mengajar. Metode berperan sebagai rambu atau “bagaimana memproses” pembelajaran dapat berjalan baik dan sistematis. Oleh karena itu, setiap guru dituntut menguasai berbagai metode dalam memproses pembelajaran efektif, Secara implementatif metode pembelajaran dilaksanakan sebagai teknik, yaitu pelaksanakan apa yang sesungguhnya terjadi (dilakukan guru) untuk mencapai tujuan.

Metode harfiah berarti “cara”. Secara umum, metode diartikan sebagai suatu cara atau prosedur yang dipakai untuk mencapai tujuan tertentu. metode adalah cara atau prosedur yang dipergunakan fasilitator dalam interaksi belajar dengan memperhatikan sistem untuk mencapai suatu tujuan. Sedangkan kata “mengajar” sendiri berarti memberi pelajaran (Fathurrohman dan Sutikno, 2007; 55).

Metode itu sendiri merupakan salah satu sub system dalam sistem pembelajaran, yang tidak bisa dilepaskan begitu saja. Oleh karena itu, salah satu masalah yang sangat memerlukan perhatian dalam kegiatan pembelajaran adalah metode pembelajaran (learning method). Jadi metode yang digunakan oleh guru untuk mengkreasi lingkungan belajar dan menkhususkan aktivitas di mana guru dan peserta didik terlibat selama proses pembelajaran berlangsung.

Metode pembelajaran implementasinya memiliki prosedur atau fase tertentu. Secara garis besar dalam satu proses interaksi belajar, metode pembelajaran dikelompokkan menjadi empat fase utama, yaitu fase pendahuluan, fase pembahasan, fase menghasilkan dan fase penurunan.

  • Fase pendahuluan; menyusun dan mempersiapkan mental set yang menguntungkan, menyenangkan guna pembahasan materi pembelajaran.
  • Fase pembahasan; melakukan kajian, pembahasan dan penelahaan terhadap materi pembelajaran.
  • Fase menghasilkan; kesimpulan berdasarkan dari seluruh hasil pembahasan yang berdasarkan pengalaman dan teori yang mendukungnya.
  • Fase penurunan dimaksudkan untuk menentukan konsentrasi peserta didik secara berangsur-angsur.

Secara implementatif metode pembelajaran dilaksanakan sebagai teknik pembelajaran.